Samudera Pengetahuan Islami

Hanya Ridho Ilahi Harapan Manusia

Kenapa Kita Harus Berdoa

Posted by almakmun on 14/02/2009

Banyak sudah tulisan tentang do’a, namun sayang belum banyak tulisan tentang do’a yang dilengkapi dengan dasarnya dari al-Qur’an dan hadis, sehingga tulisan ini diharapkan dapat melengkapi tulisan yang sudah ada, karena masalah do’a itu sangat penting dimengerti dengan benar agar do’a yang terucap itu dapat diterima oleh Allah.

Kalau do’a dipahami sebagai media percakapan dan permohonan manusia kepada Allah, maka sangat penting bagi manusia yang bercakap dan memohon kepada Allah mengerti ucapannya dan dengan penuh keyakinan ia mengajukan permohonannnya, sehingga didengar oleh Allah. Tentu sangat sulit dimengerti apabila manusia memohon sesuatu kepada Allah, padahal ia sendiri tidak mengerti permohonannya.

Jika seseorang ingin bercakap dengan seseorang yang lebih tinggi status sosialnya, maka tentu dia harus mengikuti aturan yang ada. Begitu juga jika seseorang ingin bercakap dengan Yang Maha Tinggi ia pun harus mengikuti aturannya, maka sangat perlu seseorang memahami tatacara berdo’a yang akan dijelaskan dalam buku ini. Begitu juga dengan waktu-waktu do’a dikabulkan dan do’a yang tidak terkabulkan.

Maha suci Allah, karena telah mengabadikan do’a-do’a yang telah diucapkan oleh para Nabi, Rasul dan orang-orang pilihan dalam al-Qur’an, begitu juga do’a-do’a yang telah dilakukan oleh Rasulullah SAW dan do’a yang diajarkan oleh Rasulullah kepada para sahabatnya. Sehingga kita dapat menggunakan dengan baik. Oleh karena itu, di samping seseorang memahami cara berdo’a, ia pun harus mengambil contoh do’a yang telah dikukan oleh para Nabi dan juga yang dilakukan oleh Rasulullah dan yang diajarkan kepada para sahabatnya. Namun, sebelum itu perlu dipahami mengapa kita perlu berdo’a.


MENGAPA PERLU BERDO’A ?

Sebagaimana telah disinggung di atas, bahwa do’a merupakan media permohonan seorang hamba kepada Allah. Namun, jika kita bertanya mengapa perlu berdo’a ? maka dapat ditemukan tiga jawaban, yaitu :

Pertama, karena berdo’a adalah salah satu perintah Allah, karenanya siapa yang berdo’a kepada Allah akan mendapatkan pahala. Kemudian setiap do’a akan dijawab oleh Allah. Sebagaimana ditegaskan dalam surah al-Mukmin (40) ayat 60:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

(Dan Tuhanmu berfirman: “Berdo`alah kepadaKu, niscaya akan Aku jawab permohonanmu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahKu akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina).

Kedua, karena do’a adalah salah satu bentuk ibadah (pengabdian kepada Allah). Sebagaimana dijelaskan dalam hadis shahih pada kitab Sunan al-Tirmizi pada bab al-Da’awat an Rasulillah, no. 3294 :

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ حَدَّثَنَا مَرْوَانُ بْنُ مُعَاوِيَةَ عَنْ اْلأَعْمَشِ عَنْ ذَرٍّ عَنْ يُسَيْعٍ عَنْ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الدُّعَاءُ هُوَ الْعِبَادَةُ ثُمَّ قَرَأَ وَقَالَ رَبُّكُمْ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

(Dari Ahmad bin Muni’ dari Marwan bin Mu’awiyah dari al-A’masy dari Durrin dari Yusai’ dari al-Nu’man bin Basyir dari Nabi SAW bersabda : Do’a itu adalah ibadah (pengabdian kepada Allah), kemudian Rasulullah membacakan (ayat 60 dalam surah al-Mukmin) yang artinya : Dan Tuhanmu berfirman: “Berdo`alah kepadaKu, niscaya akan aku jawab permohonanmu. Sesung-guhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahKu akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina).

Ketiga, karena do’a adalah sesuatu yang mulia di sisi Allah. Sebagaimana dijelaskan dalam hadis shahih yang terdapat dalam kitab Sunan Ibn Majah pada bab al-Du’a, no. 3819 :

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ حَدَّثَنَا عِمْرَانُ الْقَطَّانُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي الْحَسَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَيْسَ شَيْءٌ أَكْرَمَ عَلَى اللَّهِ سُبْحَانَهُ مِنْ الدُّعَاءِ

(Dari Muhammad bin Yahya dari Abu Dawud dari Imran al-Qaththan dari Qotadah dari Sa’id bin Abi al-Hasan dari Abi Hurairah dari Nabi SAW bersabda : tidak ada sesuatu yang lebih terhormat di sisi Allah Yang Maha Suci dari do’a).

Mengapa berdo’a itu mulia di sisi Allah ? menurut kitab Syarh Tuhfatul Ahwadhi karena do’a itu mengandung pengakuan kelemahan pengucapnya dihadapan Allah dan sekaligus sebagai bentuk pengagungan kebesaran Allah.

Namun, Allah memberikan gambaran bahwa kebanyakan manusia hanya berdo’a kepada Allah ketika ditimpa malapetaka, namun ketika mendapat kenikmatan (sesuatu yang disukai) mereka berpaling dan menjauhkan diri dari Allah, sebagaimana dijelaskan dalam surah Fushilat (41) ayat 51 :

وَإِذَا أَنْعَمْنَا عَلَى اْلإِنْسَانِ أَعْرَضَ وَنَأَى بِجَانِبِهِ وَإِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ فَذُو دُعَاءٍ عَرِيضٍ

(Dan apabila Kami memberikan nikmat kepada manusia, ia berpaling dan menjauhkan diri; tetapi apabila ia ditimpa malapetaka maka ia banyak berdo`a).

Bahkan mereka berpaling dan menjauhi Allah sesaat ketika terbebas dari bahaya dan malapetaka, maka ia menentang ayat (petunjuk) Allah. Sebagaimana dijelaskan dalam surah Yunus (10) ayat 21:

وَإِذَا أَذَقْنَا النَّاسَ رَحْمَةً مِنْ بَعْدِ ضَرَّاءَ مَسَّتْهُمْ إِذَا لَهُمْ مَكْرٌ فِي ءَايَاتِنَا قُلِ اللَّهُ أَسْرَعُ مَكْرًا إِنَّ رُسُلَنَا يَكْتُبُونَ مَا تَمْكُرُونَ

(Dan apabila kami merasakan kepada manusia suatu rahmat, sesudah (datangnya) bahaya menimpa mereka, tiba-tiba mereka mempunyai tipu daya dalam (menentang) tanda-tanda kekuasaan Kami. Katakanlah: “Allah lebih cepat pembalasannya (atas tipu daya itu)”. Sesungguh- nya Malaikat Kami menuliskan tipu dayamu).

Perubahan prilaku seseorang setelah do’anya dikabulkan Allah, digambarkan dengan suatu kejadian ketika seseorang berlayar di lautan, kemudian datang ombak besar yang akan menenggelamkannya, maka ia mengikhlaskan do’anya hanya untuk Allah agar diselamatkan, namun tatkala mereka sudah diselamatkan Allah, ia melakukan kezhaliman (menentang petunjuk Allah), demi kenikmatan duniawi semata, padahal ia akan dikembalikan kepada Allah dan akan diberitahukan semua perbuatannya. Sebagaimana ditegaskan dalam surah Yunus (10) ayat 22-23 :

هُوَ الَّذِي يُسَيِّرُكُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ حَتَّى إِذَا كُنْتُمْ فِي الْفُلْكِ وَجَرَيْنَ بِهِمْ بِرِيحٍ طَيِّبَةٍ وَفَرِحُوا بِهَا جَاءَتْهَا رِيحٌ عَاصِفٌ وَجَاءَهُمُ الْمَوْجُ مِنْ كُلِّ مَكَانٍ وَظَنُّوا أَنَّهُمْ أُحِيطَ بِهِمْ دَعَوُا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ لَئِنْ أَنْجَيْتَنَا مِنْ هَذِهِ لَنَكُونَنَّ مِنَ الشَّاكِرِينَ(22)فَلَمَّا أَنْجَاهُمْ إِذَا هُمْ يَبْغُونَ فِي اْلأَرْضِ بِغَيْرِ الْحَقِّ يَاأَيُّهَا النَّاسُ إِنَّمَا بَغْيُكُمْ عَلَى أَنْفُسِكُمْ مَتَاعَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ثُمَّ إِلَيْنَا مَرْجِعُكُمْ فَنُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ(23)

(Dialah Tuhan yang menjadikan Kamu dapat berjalan di daratan, (berlayar) di lautan. Sehingga apabila kamu berada di dalam bahtera, dan meluncurlah bahtera itu membawa orang-orang yang ada di dalamnya dengan tiupan angin yang baik dan mereka bergembira karenanya, datanglah angin badai, dan (apabila) gelom-bang dari segenap penjuru menimpanya, dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya), maka mereka berdo`a kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepadanya sema-ta-mata. (mereka berkata): “Sesungguhnya jika engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang yang bersyukur”. Maka tatkala Allah menyelamatkan mereka, tiba-tiba mereka membuat kezaliman di muka bumi tanpa (alasan) yang benar. Hai manusia, sesungguhnya (bencana) kezalimanmu akan menimpa dirimu sendiri; (hasil kezalimanmu) itu hanyalah kenikmatan hidup duniawi, kemudian kepada Kamilah kembalimu, lalu Kami kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan).

Padahal seharusnya manusia berdo’a dalam keadaan apa saja, ketika seseorang dapat memahami perlunya berdo’a.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: