Samudera Pengetahuan Islami

Hanya Ridho Ilahi Harapan Manusia

Kenapa Doaku Belum Terkabul Juga?

Posted by almakmun on 29/04/2009

Janganlah karena kelambatan waktu pemberian Tuhan kepadamu, padahal kamu telah bersungguh-sungguh berdoa, membuat kamu berputus asa, sebab allah menjamin untuk menerima semua doa, menurut apa yang dipilih-nya untuk kamu, tidak menurut kehendak kamu, dan pada waktu yang ditentukan-nya, tidak pada waktu yang kamu tentukan.

Bukan rahasia lagi jika seseorang mempunyai keinginan pasti akan berusaha sekuat tenaga untuk mendapatkan apa yang dinginkannya tersebut. Jika usaha yang dilakukannya belum berhasil, mereka akan meminta bantuan dan pertolongan kepada orang yang dapat membantunya.
Namun apa jadinya jika usaha yang telah mereka lakukan belum juga mendapatkan hasil, orang yang dimintai bantuan juga tidak bisa menolong, sudah dapat dipastikan mereka akan melakukan jalan terakhir dengan memohon bantuan dan pertolongan kepada Allah berupa kepasrahan dan doa.
Kedua tangan menadah ke langit sambil berlinangkan air mata, suara sedu merayu-rayu kepada Allah agar keinginannya dikabulkan. Selama keinginan mereka belum tercapai, selama itulah kita memohon dengan sepenuh hati.
Pada dasarnya tidak ada kesulitan bagi Allah untuk memenuhi permintaan hamba-Nya. Andaikata Allah memberikan semua yang ada di langit dan di bumi, niscaya pemberian-Nya tersebut tidak akan mengurangi sedikit pun kekayaan-Nya. Dan seandainya Allah menahan atau menunda pemberian, maka tindakan tersebut juga tidak akan menambah sedikit pun kekayaan dan kemuliaan-Nya. Ketuhanan-Nya adalah mutlak tidak sedikit pun terikat dengan kehendak, doa dan amalan hamba-hamba-Nya.

Dan Allah berkuasa melakukan apa yang di kehendaki-Nya. (Qs. Ibrahim: 27)

Semuanya itu tunduk di bawah kekuasaan-Nya. (Qs. Al-Baqarah: 116)

Ia tidak boleh ditanya tentang apa yang Ia lakukan, sedang merekalah yang akan ditanya kelak. (Qs. Al-Anbiya’: 23)
Tanpa disadari, kebanyakan dari kita telah berbuat syirik dengan dengan doa dan amalan kita. Kita menjadikan doa dan amalan sebagai kuasa penentu atau setidak-tidaknya kita menganggapnya mempunyai kuasa tawar menawar dengan Tuhan, seolah-olah kita berkata, “Wahai Tuhan! Aku sudah membuat tuntutan maka Engkau wajib memenuhinya. Aku sudah beramal maka Engkau wajib membayar upahnya!”

(brsambung dulu.)

2 Responses to “Kenapa Doaku Belum Terkabul Juga?”

  1. ust. Sholeh said

    luar biasa tulisannya, apalagi menyangkut masalah tasawuf yang tidak semua ustad bisa menguraikannya dengan baik. lanjutkan menulisnya.
    memang perlu diketahui bahwa semua doa itu akan dijawab oleh Allah, namun belum semua doa itu akan dikabulkan. “‘Ud’uni astajib lakum (berdoalah kepadaku niscaya aku akan menjawabnya)”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: