Samudera Pengetahuan Islami

Hanya Ridho Ilahi Harapan Manusia

Adab Memasuki Rumah Orang Lain

Posted by almakmun on 19/04/2010

Tak jarang diantara kita yang terkadang main nylonong masuk ke rumah orang lain, entah itu dengan alasan karena sudah seperti rumah sendiri atau karena rumah saudara atau rumah teman. Padahal sejatinya sebuah rumah merupakan sebuah pembatas antara orang lain dengan sang penghuni rumah, layaknya kamar merupakan pembatas antara orang yang ada di dalam kamar dengan orang yang di luar kamar. Setiap rumah memiliki hak, begitu pula dengan penghuni rumahnya juga mempunyai hak. Tidak bisa kita seenaknya sendiri tanpa ijin memasuki rumah orang lain.

Islam mengajarkan kepada orang-orang yang beriman untuk senantiasa meminta ijin dan mengucapkan salam ketika bertandang atau ingin memasuki rumah orang lain. Apabila ia diijinkan, maka barulah ia boleh masuk. Begitu pula ketika tidak diterima atau diusir, maka dengan lapang dada lah untuk pulang. Hal ini sebagaimana terdapat dalam surah an-Nur ayat 27-28:

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لَا تَدْخُلُوا بُيُوتًا غَيْرَ بُيُوتِكُمْ حَتَّى تَسْتَأْنِسُوا وَتُسَلِّمُوا عَلَى أَهْلِهَا ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ. فَإِنْ لَمْ تَجِدُوا فِيهَا أَحَدًا فَلَا تَدْخُلُوهَا حَتَّى يُؤْذَنَ لَكُمْ وَإِنْ قِيلَ لَكُمُ ارْجِعُوا فَارْجِعُوا هُوَ أَزْكَى لَكُمْ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat.” “Jika kamu tidak menemui seorangpun di dalamnya, maka janganlah kamu masuk sebelum kamu mendapat izin. Dan jika dikatakan kepadamu: “Kembali (saja) lah”, maka hendaklah kamu kembali. Itu lebih bersih bagimu dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Qs.An-Nur: 27-28)

Ayat di atas memberikan anjuran kepada kita sebagai orang mukmin untuk senantiasa meminta ijin kepada pemilik rumah dan mengucapkan salam ketika bertamu. Meminta ijin adalah dengan cara mengetuk pintu dan mengucapkan salam sebanyak tiga kali. Apabila sudah tiga kali tetapi tidak ada penghuni rumah yang keluar, maka hendaknya kita pulang. Hal ini sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah Saw, yang kurang lebih artinya “Apabila diantara kamu sudah tiga kali meminta ijin dalam bertamu (bertamu) dan penghuni belum keluar (belum mengijinkan), maka baliklah”.

Bagaimana dengan era modern saat ini. Saat ini ketika seseorang akan bertamu ke orang lain, ketika mengetuk pagar atau memencet bel rumah sampai tiga kali tidak ada jawaban, maka bisa dilakukan dengan menelfon sang punya rumah. Barang kali sang punya tidak mendengar salam atau ketukan pintu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: